Hero
Semesta alangkah indah bila bilik malam yang lalu dapat mengisi buai gundah kini, libatkan batas memori mengenang raga pemilik tutur lembut dan laku agungnya.
Lengan ini belum sampai mendekap cinta kasih putihnya, melanggar garis harap takdir, mengerutu pada waktu, mengikis perihal mimpi-mimpi.
Iri ini seakan membungkus pikir pelikku,
Kala kebahagiaanku tak dapat bersanding dengan waktumu
Kala sedihku tak terdekap hangat tubuhmu
Kala kesendiriaanku ini detik ini, menjatuhkan asaku
Kala aku sudah sulit menapaki semua perihal tentang kisah ini,
Tak banyak aku mengadah,
Jalani kisah memilih arah
Semua tentangmu aku tak pernah ragu
Hanya saja aku sedang rindu
Pada kekasih ibu
Harap waktu ciptakan segera temuku
022020
By : Byaa
Komentar
Posting Komentar